Perusahaan Terbesar dan Tertinggi Penghasilannya di Dunia

Ternyata banyak sekali perusahaan multinasional yang terbilang kuat dan memiliki nilai saham tinggi. Hal ini mengukuhkan mereka sebagai perusahaan terbesar di dunia dengan penghasilan tertinggi. Bikin kalian ingin buru-buru mengirimkan CV, deh, rasanya!

Saat ini bekerja tidak sekadar mendapatkan gaji bulanan. Tempat di mana kalian bisa berkreasi dan berekspresi tentu menjadi pertimbangan penting. Ya, bekerja di perusahaan bonafit seperti Google, Microsoft, Toyota, atau Shell tentu dapat menjamin kondisi finansial para karyawannya dalam jangka panjang. kalian tidak perlu khawatir kantor tiba-tiba collapse karena sudah pasti perusahaan besar memiliki kucuran dana berlimpah. Melalui artikel ini kami akan berkenalan dengan perusahaan terbesar di dunia yang telah mencatatkan diri sebagai perusahaan terkuat dengan penghasilan tertinggi sepanjang tahun

Walmart 

Berdasarkan Fortune Global 500, Walmart sebuah perusahaan retail asal Amerika Serikat menempati posisi pertama sejak tahun 2014. Pada tahun 2018 saja Walmart meraup penghasilan 514 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.631 triliun!

  • Jumlah pegawai dan keuntungan

Perusahaan yang didirikan oleh almarhum Sam Walton di tahun 1962 ini sekarang sudah memiliki 2,2 juta pegawai dengan keuntungan Rp1,3 triliun per hari. Keluarga Sam Walton bahkan menjadi salah satu keluarga terkaya di dunia karena memiliki omzet Rp1 miliar per menit! Makmur banget kali, ya, menjadi karyawannya? 

Sinopec Group

Berada di peringkat kedua adalah Sinopec Group, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas asal Tiongkok. Pada tahun 2018 lalu mereka menempati posisi 3 dengan penghasilan sebesar 414 miliar dolar AS atau sekitar Rp 6.146 triliun!

  • Jumlah pegawai dan markasnya

Saat ini Sinopec tercatat memiliki 619.151 karyawan dengan kantor pusat yang berlokasi di Beijing. Perusahaan minyak terbesar di Tiongkok ini sudah masuk daftar Fortune Global 500 selama 21

Royal Dutch Shell

Pada tahun 2018 perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas ini menempati posisi yang ke 5 Fortune Global 500. Royal Dutch Shell yang sekarang bertengger di urutan ketiga perusahaan terbesar di dunia ini tercatat memiliki penghasilan 396 miliar dolar AS atau sekitar Rp 5.877 triliun.

  • Jumlah karyawan dan misinya

Perusahaan yang dipimpin oleh CEO Ben van Beurden ini memiliki 81.000 karyawan dengan kantor pusat di The Hague. Misi mereka adalah menghasilkan BBM dengan emisi karbon lebih rendah.

China National Petroleum

Perusahaan asal Tiongkok lain yang berhasil masuk daftar 5 besar versi Fortune Global 500 adalah China National Petroleum Corp (CNPC) yang berhasil mempertahankan posisinya di urutan ke-4 selama 3 tahun berturut-turut.

  • Jumlah karyawan dan asetnya

Pada tahun 2018 mereka memperoleh pendapatan sebesar 326 miliar dolar AS, sementara pada tahun 2019 ini hampir 393 dolar AS atau setara 5.835 triliun! CNPC yang bergerak di bidang minyak dan gas ini memiliki lebih dari 1,3 juta karyawan dengan total aset sekitar 601 miliar dolar AS.

State Grid

Perusahaan yang satu ini adalah Perusahaan listrik milik Tiongkok ini berada di urutan kelima dari daftar Fortune Global 500. State Grid yang dipimpin oleh Xin Baoan ini pada tahun 2019 ini memiliki pendapatan tahunan 387 miliar dolar AS atau setara Rp 5.745 triliun

  • Jumlah karyawan dan kekuasaan pasar

Tahun 2018 lalu State Grid berada di posisi kedua dengan jumlah karyawan lebih dari 917 ribu orang. Hingga kini mereka telah melayani 1,1 miliar orang di Tiongkok dan memasok listrik ke 88% wilayah terpadat di sana. Saat ini perusahaan raksasa tersebut sedang membidik investasi clean energi.

Apple 

Perusahaan yang satu ini adalah salah satu perusahaan teknologi informasi dan piranti komputer terbesar di dunia yang mungkin produknya paling akrab dengan keseharian kalian. Apple yang dibesarkan oleh Steve Job ini memang menyediakan berbagai gawai untuk menemani aktivitas bekerja dan bermain. Mulai dari laptop, tablet, smartwatch, pemutar musik, hingga ponsel bisa kalian gunakan.

  • Jumlah karyawan dan profit

Pada tahun 2019 lalu Apple menghasilkan profit sebesar Rp 844 triliun dengan jumlah penjualan produk di pasar Rp 3.717 triliun! Berkantor di Cupertino, California, AS saat ini jumlah pegawainya sekitar berjumlah 132.000 orang.

Toyota Motor

Siapa yang tidak mengenal dengan salah satu perusahaan otomotif yang paling ternama asal Jepang ini? Toyota Motor berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 2.504 triliun dan aset sekitar Rp 6.603 triliun.

  • Jumlah karyawan dan produk perintis

Toyota lebih dikenal sebagai brand kendaraan penumpang, padahal banyak sekali produk yang sudah dihasilkan oleh perusahaan mengawali langkahnya di industri mesin jahit ini. Toyota Motor didirikan oleh Kiichiro Toyoda pada 28 Agustus 1937 dan kini memiliki 369.124 orang karyawan.

Amazon 

Buat kalian yang senang belanja online pasti sudah akrab dengan Amazon. Perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce ini mendapat profit sebesar Rp 143,4 triliun dari hasil penjualan produk dan transaksi yang tercatat pada tahun 2019, yaitu Rp 3.304 triliun!

  • Jumlah karyawan dan pendirinya.

Pada Januari 2019 saham Amazon bernilai 796,8 miliar atau setara Rp 16.665 triliun dengan jumlah peminat yang terus meningkat. Perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos dengan jumlah pegawai 647.500 orang ini juga siap melebarkan sayap ke bisnis ritel konvensional setelah mengakuisisi Whole Foods.

Microsoft 

Dengan memiliki profit sekitar Rp 475,4 triliun dan aset Rp 3.674 triliun tidak salah apabila Microsoft digadang-gadang termasuk perusahan terbesar dan terkuat di dunia. Ya, Microsoft saat ini mendominasi industri piranti lunak dan pemrograman selama puluhan tahun.

  • Jumlah karyawan dan asal usulnya.

Microsoft didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada 4 April 1975 di Redmond, Washington, AS. Namanya diambil dari kata “microcomputer” dan “software” yang menjadikannya gampang diingat. Dengan jumlah pegawai 131.000 orang Microsoft mampu menjadi perusahaan publik AS ketiga yang bernilai lebih dari 1 triliun dolar AS, setelah Apple dan Amazon.

Alphabet, Inc.

Namanya mungkin tidak familiar di telinga kalian, tetapi bagaimana dengan Google, Android, YouTube? Ya, Alphabet adalah perusahaan induk Google yang sudah menyentuh kapitalisasi pasar saham senilai 1 triliun dolar AS atau sekitar Rp 13.653 triliun. Angka fantastis untuk perusahaan yang baru berdiri tahun 2015.

  • Jumlah karyawan dan kantor pusatnya

Alphabet yang berkantor pusat di Mountain View, California, AS saat ini didukung oleh 98.771 pegawai. Grup bisnis yang dipimpin oleh Lawrence E. Page atau Larry Page dan Sergey Brin juga menaungi Calico, Jigsaw, Sidewalk Labs, Waymo, dan X. FYI, kini saham Google berkisar 1.202 dolar AS atau sekitar Rp 17 juta per lembarnya!